Showing posts with label kesehatan anak. Show all posts
Showing posts with label kesehatan anak. Show all posts

Monday, April 29, 2019

Manfaat Susu Untuk Kesehatan yang Sering Tidak Diacuhkan


Siapa bilang manfaat susu untuk kesehatan hanya berlaku pada anak-anak? Susu juga banyak memberi manfaat bagi orang dewasa dengan kandungannya yang kaya nutrisi. Namun hal ini hanya jika susu diminum dalam jumlah takaran yang tepat.
Meski kaya akan nutrisi yang baik untuk kesehatan, susu cukup diminum 2-3 kali sehari baik anak-anak maupun orang dewasa. Hal ini tidak lain agar manfaat yang diberikan oleh susu lebih maksimal tanpa membawa efek buruk. Apalagi susu dikenal menjadi minuman menyehatkan yang baik diminum sejak kecil hingga dewasa.
Manfaat Susu Untuk Kesehatan
Susu mengandung nutrisi yang cukup lengkap meliputi mineral, protein, lemak, vitamin, dan laktosa. Masing-masing kandungan pada susu ini memiliki perannya sendiri dalam membantu mengoptimalkan kinerja dalam tubuh. Nah, berikut ini beberapa manfaat menyehatkan yang bisa didapat dari susu:
1.     Menjaga Tulang dan Gigi Tetap Sehat
Susu merupakan salah satu sumber kalsium terbaik yang menutrisi tulang agar tetap sehat. Maka tidak heran jika manfaat susu untuk kesehatan tulang sudah banyak diketahui. Bahkan tidak hanya menjaga tulang orang dewasa sehat, susu juga dapat mendukungpertumbuhan tulang anak. Selain itu, fluor dari susu juga mampu mencegah gigi mengalami kerusakan.
2.     Melengkapi Nutrisi yang Dibutuhkan Tubuh
Pada dasarnya nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh didapat dari makanan yang dikonsumsi. Namun nutrisi dari makanan saja belum tentu lengkap dan mampu mencukupi kebutuhan harian tubuh. Karena itu, dengan kandungannya yang hampir sempurna, susu dapat dijadikan pelengkap nutrisi yang baik. Terutama untuk si kecil yang masih suka pilih-pilih makanan.
3.     Membangun dan Memulihkan Otot
Salah satu kandungan dalam susu berupa protein berguna untuk membantu pembentukan otot dan memulihkannya. Sehingga sangat cocok diminum saat tubuh capek dan lelah setelah beraktivitas. Bahkan lemak tak jenuh susu dapat mempertahankan massa otot sehingga tepat dikonsumsi bagi mereka yang rutin berolahraga untuk membentuk otot.
4.     Menghilangkan Stres
Bagi sebagian orang, minum susu di malam hari sudah menjadi rutinitas wajib menjelang waktu tidur. Kebiasaan ini diyakini dapat membuat seseorang mudah tidur dengan nyenyak. Hal ini didasari dengan khasiat susu untuk kesehatan tubuh yang mampu meregangkan otot dan menenangkan saraf. Yang mana kondisi ini akan membuat tubuh rileks dan stres juga hilang.
5.     Mengontrol Berat Badan Tetap Ideal
Disadari atau tidak, orang yang rutin minum susu dengan takaran yang tepat cenderung memiliki berat badan ideal. Pasalnya dengan manfaat susu yang bisa membentuk dan mempertahankan massa otot, maka berat badan dapat tetap sehat. Namun hal ini tentu jika susu tidak mengandung gula tambahan berlebih dan konsumsi makanan lain yang tidak sehat.
6.     Menyehatkan Kulit
Meski jarang diketahui, namun kandungan yang terdapat dalam susu dapat membantu menyehatkan kulit. Seperti asam laktat yang bermanfaat untuk menghaluskan kulit, asam amino yang bisa melembabkan kulit dan antioksidan yang akan melindungi kulit dari paparan polusi.
7.     Meringankan Gejala PMS
Khusus untuk wanita, susu dapat membantu meringankan gejala PMS (sindrom pra menstruasi) seperti lelah, letih, pusing dan nyeri perut. Dengan manfaat susu bagi kesehatan yang satu ini, wanita yang sering mengalami gejala PMS dapat lebih berenergi untuk melakukan aktivitas. Serta terhindari dari berbagai gejala PMS tersebut dengan minum susu.
Bahaya Susu Untuk Kesehatan Tubuh
Tidak hanya memberi banyak manfaat bagi kesehatan, susu juga bisa menimbulkan dampak membahayakan bagi tubuh. Kondisi ini mungkin terjadi jika susu diminum dalam jumlah yang berlebih dan tidak sesuai aturan. Beberapa kondisi berbahaya bagi kesehatan yang bisa diakibatkan oleh susu antara lain yaitu:
1.     Mual dan Muntah
Meski mempunyai rasa enak yang bervariasi, namun ada juga orang yang tidak suka rasa susu hingga membuatnya mual dan muntah. Namun tidak itu saja, kondisi seperti ini juga bisa disebabkan karena alergi kandungan susu sapi. Jika sering merasa mual dan muntah setelah minum susu, sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui dengan pasti apa penyebabnya.
2.     Alergi
Selain mual dan muntah, susu juga bisa menyebabkan alergi seperti ruam, bengkak, gatal hingga diare. Alergi ini akan muncul jika seorang intoleran laktosa atau alergi protein susu sapi. Baik anak-anak maupun orang dewasa semuanya bisa mengalami kondisi ini. Karena itu, meski manfaat susu bagi kesehatan banyak, sebaiknya hindari mengonsumsinya jika memiliki alergi.
3.     Gangguan Pencernaan
Gangguan saluran cerna seperti sembelit atau diare bisa saja disebabkan karena susu. Hal ini karena susu tidak mengandung serat yang baik untuk saluran cerna sehingga tidak baik dikonsumsi dalam jumlah banyak. Terlebih lagi jika perut tidak mampu memproses protein pada susu, risiko untuk terkena gangguan pencernaan karena susu akan semakin tinggi.
4.     Gizi Tidak Seimbang
Susu memang dikenal sebagai minuman yang mengandung nutrisi hampir lengkap. Namun tetap saja, ada kandungan lain yang tidak bisa dipenuhi dengan susu. Agar bahaya susu yang satu ini dapat dihindari, minumlah susu sesuai aturan dengan takaran tepat dan diimbangi konsumsi makanan sehat.
5.     Obesitas
Risiko obesitas menjadi cukup tinggi ketika pada usia balita anak-anak terlalu banyak mengonsumsi susu. Protein dan gula tambahan susu yang menumpuk di dalam tubuh memicu naiknya berat badan sehingga terjadi obesitas. Di mana kondisi obesitas ini dapat memicu berbagai masalah kesehatan lainnya.
Jadi penting untuk diketahui meski manfaat susu untuk kesehatan anak-anak dan orang dewasa sangatlah banyak, namun pastikan konsumsinya sesuai aturan. Karena dengan begitu, manfaat susu yang diperoleh tubuh menjadi lebih maksimal.

Wednesday, April 17, 2019

Sebelum atau Sesudah Makan, Mana Waktu Minum Susu yang Baik Untuk Anak?


Bagi sebagian orang, pagi hari sesudah sarapan adalah waktu minum susu yang baik. Terutama bagi anak-anak untuk mengawali harinya, namun bukankah sebelum makan juga merupakan waktu yang baik untuk anak minum susu?
Sudah menjadi kebiasaan banyak orang tua untuk menyiapkan susu disamping menu sarapan si kecil setiap pagi. Akan tetapi, setiap anak ternyata memiliki kebiasaan yang berbeda untuk minum susu. Di mana sebagian anak akan minum susu sebelum sarapan, dan sebagiannya lagi sesudah ia menghabiskan makanannya.
Sebaiknya Minum Susu Sebelum atau Sesudah Makan?
Pernahkah Bunda memperhatikan saat si kecil minum susu? Coba perhatikan, apakah si kecil meminum susunya sebelum atau sesudah ia selesai makan. Hal ini penting untuk Bunda ketahui karena bisa berpengaruh pada penyerapan nutrisi susu dan manfaat yang akan anak dapatkan dari minum susu itu sendiri.
Sebelum atau sesudah makan, keduanya merupakan waktu minum susu yang tepat  bagi orang dewasa. Minum susu sebelum makan dapat membuat perut kenyang lebih dulu sehingga membantu mengontrol nafsu makan bagi mereka yang ingin menjaga berat badan. Sementara minum susu sesudah makan dapat membantu melengkapi kebutuhan nutrisi yang sebelumnya didapatkan dari makanan.
Akan tetapi untuk anak-anak, susu sebaiknya diminum sesudah makan. Hal ini untuk mencegah anak merasa kenyang lebih dulu sebelum mengonsumsi makanan. Sebab jika perut sudah terasa kenyang, dikhawatirkan anak tidak mau makan sehingga ia tidak mendapat cukup nutrisi dari makanan. Yang mana nantinya si kecil dapat kekurangan nutrisi sehingga mengganggu tumbuh kembangnya.
Terlebih lagi jika anak minum susu saat kondisi perut kosong, hal ini bisa menyebabkan perut si kecil kembung dan terasa tidak nyaman. Oleh karena itu, waktu minum susu yang baik untuk anak adalah kapanpun sesudah ia makan. Atau lebih disarankan untuk minumlah susu setidaknya dua jam sebelum atau sesudah makan, baik untuk anak-anak maupun orang dewasa agar penyerapan nutrisi susu dapat lebih optimal.
Jangan Terlalu Sering Memberi Anak Minum Susu
Susu memang mengandung banyak nutrisi baik yang penting untuk pertumbuhan anak. Tapi bukan berarti Bunda bisa memberikan susu pada si kecil setiap waktu. Terlalu sering memberi anak minum susu justru dapat berakibat buruk pada kesehatan anak. Seperti munculnya beberapa masalah berikut ini:
  1. Gangguan Makan
Banyak minum susu cenderung membuat perut si kecil lebih cepat kenyang sehingga nafsu makannya hilang. Kondisi ini akan mengakibatkan anak menjadi susah makan atau hanya mau minum susu. Jika dibiarkan terus menerus, hal ini dapat menimbulkan berbagai masalah lainnya seperti gangguan pencernaan, gizi tidak seimbang hingga masalah tumbuh kembang anak.
  1. Obesitas
Masalah lain yang dapat ditimbulkan akibat anak sering minum susu adalah berat badan berlebih atau obesitas. Hal ini karena protein dan gula dari susu, tidak dapat seluruhnya diproses sehingga hanya tertimbun di dalam tubuh. Oleh karena itu, pagi hari setelah sarapan menjadi waktu minum susu yang sangat baik. Karena di waktu ini, nutrisi dari susu dapat diserap dan digunakan lebih optimal untuk beraktivitas sepanjang hari.
  1. Sembelit
Nutrisi susu memang memberi banyak manfaat bagi tubuh, namun sayangnya susu tidak tidak mengandung serat yang baik untuk melancarkan pencernaan. Jika anak hanya minum susu tanpa diimbangi dengan makanan berserat lain seperti sayuran dan buah-buahan, bisa saja anak akan mengalami sembelit atau susah buang air besar. Atau juga bahkan diare jika anak memiliki alergi terhadap laktosa dan  protein pada susu sapi.
  1. Kurang Gizi
Meski susu kaya akan nutrisi, namun susu tidak mampu mencukupi seluruh kebutuhan nutrisi anak. Jadi jangan kira karena anak suka minum susu maka ia boleh banyak minum susu untuk menggantikan makanannya. Anak juga perlu mengonsumsi makanan padat lainnya yang kaya akan kandungan nutrisi lain untuk melengkapi kebutuhan nutrisi hariannya.
Yang Harus Diperhatikan Ketika Anak Minum Susu
Selain menentukan waktu minum susu yang terbaik untuk anak, Bunda juga perlu memperhatikan beberapa hal terkait pemberian susu anak. Hal ini agar manfaat susu yang diperoleh anak lebih maksimal tanpa mengakibatkan dampak negatif bagi anak. Beberapa hal yang harus diperhatikan tersebut antara lain adalah:
  1. Munculnya Alergi
Sebagian anak-anak mungkin akan mengalami gejala alergi seperti ruam, gatal, bengkak di kulit, muntah hingga diare setelah minum susu. Kondisi ini umumnya disebabkan karena anak intoleran laktosa atau alergi protein susu sapi. Jika hal ini terjadi, sebaiknya hentikan pemberian susu dan lakukan konsultasi dengan dokter untuk mengetahui bagaimana cara untuk menanganinya.
  1. Takaran Susu
Anak-anak mungkin akan membutuhkan lebih banyak kalsium dari susu untuk mendukung pertumbuhan tulangnya. Namun sebaiknya hindari memberikannya susu lebih dari dua gelas setiap hari. Hal ini bertujuan agar anak tidak kelebihan nutrisi susu yang dapat membuat gizinya tidak seimbang. Akan tetapi jika dirasa perlu, tiga gelas susu sehari juga boleh diberikan jika nutrisi yang didapat dari makanan belum mampu mencukupi kebutuhan nutrisi anak.

  1. Penyajian
Ada beberapa hal yang harus Bunda perhatikan sebelum menyajikan susu pada si kecil. Diantaranya yaitu pastikan wadah susu bersih, takaran bubuk susu dan air tepat (jika menggunakan susu bubuk), serta suhu susu tidak terlalu panas untuk si kecil. Selain itu pastikan juga susu yang telah siap minum, dihabiskan sebelum satu jam setelah waktu pembuatan.
Jadi Bunda, sebaiknya berikan si kecil susu setelah ia sarapan atau diantara dua jam makan. Meski sebenarnya tidak ada penetapan kapan waktu minum susu yang baik, namun hal ini dapat dilakukan untuk memaksimalkan manfaat dari susu.

Tuesday, April 9, 2019

Manfaat Susu Untuk Kesehatan Tubuh dan Kecerdasan Otak Anak



Manfaat susu untuk tumbuh kembang anak memang tidak perlu diragukan lagi. Hal ini terbukti dengan banyaknya orang tua yang rutin memberikan susu pada anak dengan tujuan membantu anak agar dapat tumbuh secara optimal.
Susu dikenal sebagai minuman menyehatkan yang wajib dikonsumsi oleh anak-anak. Hal ini sebenarnya tidak sepenuhnya benar mengingat susu tidak harus diminum setiap hari. Akan tetapi, manfaat yang bisa didapatkan dari minum susu membuat minuman ini baik dikonsumsi oleh anak-anak dalam masa pertumbuhan.
Manfaat Susu Untuk Kesehatan dan Kecerdasan Anak
Susu merupakan pelengkap nutrisi yang dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian anak. Bahkan susu seringkali disebut makanan alami yang hampir sempurna karena kandungan nutrisinya yang cukup lengkap. Oleh karena itu, minum susu banyak memberikan manfaat untuk anak, diantaranya yaitu:
  1. Mendukung Pertumbuhan Tulang
Susu merupakan sumber kalsium terbaik yang berguna untuk menyehatkan dan mendukung pertumbuhan tulang anak. Hal ini karena kalsium dapat membantu proses pembentukan tulang dan mendorongnya tumbuh lebih cepat dan kuat. Dengan manfaat ini, susu akan mendukung fisik anak tumbuh lebih maksimal sehingga ia memiliki postur tubuh yang tinggi dan ideal.
  1. Mendukung Kecerdasan Otak
Selain menutrisi tulang, manfaat minum susu yang lain adalah mendukung otak bekerja lebih optimal. Kandungan zat besi dalam susu mampu meningkatkan kemampuan mengingat anak, sehingga meningkatkan kecerdasannya. Apalagi kini kebanyakan susu pertumbuhan anak telah diberi nutrisi tambahan seperti AA, DHA dan nutrisi penting lainnya yang baik untuk membantu perkembangan dan kecerdasan otak anak.
  1. Menyehatkan dan Menguatkan Gigi
Kalsium dan fosfor dalam susu berguna menjaga kesehatan dan kekuatan gigi anak. Salah satu protein susu berupa kasein mampu melapisi permukaan email gigi serta mencegah gigi kehilangan kalsium dan fosfatnya. Sehingga membuat gigi anak dapat tumbuh sehat dan kuat serta tidak mudah berlubang.
  1. Mengembalikan Tenaga
Protein yang terkandung di dalam susu mampu memulihkan otot yang tegang menjadi lebih rileks. Jika anak minum segelas susu setelah beraktivitas maka tenaganya akan lebih cepat pulih. Oleh karena itu, untuk mendapat manfaat susu yang satu ini, Bunda bisa rutin memberikan susu pada si kecil setelah ia beraktivitas.
  1. Menjaga Berat Badan
Konsumsi susu dalam jumlah yang tepat dan tidak berlebihan dapat membantu melancarkan pencernaan. Hal ini tentu sangat baik untuk menjaga kesehatan pencernaan anak sekaligus mengontrol berat badannya. Jika pencernaan lancar maka zat sisa atau limbah metabolisme yang tidak berguna akan lebih mudah terbuang sehingga berat badan anak menjadi lebih sehat.
  1. Mengurangi Stres
Bunda pasti pernah mendengar bahwa minum segelas susu hangat di malam hari dapat membuat tidur anak lebih nyenyak. Hal ini memang benar mengingat susu dapat membuat otot dan saraf lebih rileks sehingga stres yang dirasakan anak akan berkurang dan ia menjadi lebih tenang.
Dampak Negatif Minum Susu Bagi Anak
Tidak hanya memberi banyak manfaat, susu juga dapat menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan anak. Hal ini terjadi apabila susu dikonsumsi dalam jumlah berlebihan tanpa terkendali. Beberapa dampak negatif yang ditimbulkan antara lain:
  1. Susah Makan
Anak yang terlalu banyak minum susu cenderung susah makan karena ia telah merasa kenyang. Padahal susu bukanlah satu-satunya sumber nutrisi bagi anak di mana ada beberapa nutrisi lain yang tidak bisa didapat dari susu. Oleh karena itu meski manfaat minum susu sangat baik, tetap batasi jumlah konsumsi susu agar asupan nutrisi anak tetap seimbang.
  1. Obesitas
Berat badan berlebih atau obesitas merupakan keadaan yang mungkin terjadi jika konsumsi susu tidak terkontrol. Kandungan protein dan gula dalam susu dapat membuat berat badan naik secara tidak sehat jika terlalu banyak tertimbun di dalam tubuh. Apalagi biasanya susu telah diberi gula tambahan dalam jumlah yang cukup tinggi.
  1. Mual dan Alergi
Beberapa anak mungkin mengalami intoleransi laktosa atau alergi protein susu sapi. Kondisi ini menyebabkan anak alergi minum susu hingga mengalami mual, pusing, mulas, ruam hingga gatal-gatal.
  1. Sembelit
Susah buang air besar atau sembelit bisa saja terjadi karena susu tidak memiliki serat yang mampu melancarkan pencernaan. Terlebih lagi jika pencernaan perut anak tidak mampu memproses protein susu, kemungkinan anak mengalami sembelit akibat minum susu akan semakin besar.
Yang Perlu Bunda Ketahui Tentang Susu Anak
Selain manfaat minum susu dan dampak negatif yang mungkin diakibatkannya, Bunda juga perlu mengetahui beberapa hal terkait susu yang dikonsumsi anak. Hal-hal yang perlu diketahui tersebut antara lain:
  1. Sebaiknya pilih susu segar. Meski berbagai produsen susu telah memberi nutrisi tambahan pada produknya, namun susu sapi segar adalah yang terbaik. Hal ini karena kandungan nutrisi yang ada di dalam susu segar masih terjaga.
  2. Batasi jumlah pemberian susu. Terlalu banyak minum susu dapat membuat kesehatan anak terganggu. Seperti yang telah disebutkan, beberapa bahaya susu terjadi karena konsumsinya berlebihan. Untuk itu, Bunda perlu membatasi jumlah susu yang diminum anak setiap harinya.
  3. Perhatikan label kemasan susu. Jika Bunda memberikan si kecil susu formula, selalu perhatikan terlebih dulu label nutrisi yang ada pada kemasan. Selain itu, teliti juga keamanan produk, tanggal kadaluwarsa dan kondisi kemasannya.
  4. Waktu pemberian susu. Untuk membantu memastikan konsumsi susu anak tidak berlebihan, Bunda bisa memberikan susu pada waktu yang sama setiap harinya. Sebaiknya berikan susu pada anak setelah ia makan makanan utama.
Jadi penting untuk Bunda ingat, meski manfaat susu sangat baik untuk kesehatan dan kecerdasan anak. Akan tetapi konsumsinya harus tetap sesuai dengan aturan agar tidak menimbulkan kondisi yang membahayakan. Untuk itu, selalu pastikan Bunda terus mengawasi dan memperhatikan apapun yang dikonsumsi anak.

Wednesday, January 9, 2019

7 Kegiatan Bermain Sambil Belajar untuk Balita di Rumah



Belajar memang seharusnya menyenangkan. Friso Gold 3 mendukung kegiatan belajar tersebut dengan
menyediakan asupan nutrisi bergizi untuk si kecil. Dengan eksplorasi dalam bermain, berarti Mum
membantunya belajar untuk mengembangakan kreativitas dan imajinasinya. Beri mereka bahan yang
dibutuhkan dan arahan ringan, lalu biarkan mereka menemukan kesenangan dalam belajar.


Bersama asupan nutrisi bergizi dari Friso Gold 3, Mum bisa melakukan 7 kegiatan berikut ini. Tentunya dikemas
dalam kegiatan bermain yang menarik dan mudah dilakukan. Sehingga proses belajar menjadi sangat
menyenangkan.


1. MEMBUAT CERITA SEBUAH LAGU
Keterampilan: kreativitas, imajinasi, pengertian
Bahan: Krayon  atau pensil warna dan kertas.
Cara bermain: Nyanyikan sebaris bait lagu, misalnya naik-naik ke puncak gunung. Kemudian gambarlah
sebuah gunung. Berikutnya, minta si kecil untuk menggambar penafsirannya sendiri dari beberapa baris berikutnya sampai baris terakhir.

2. MAINKAN ADONAN BENTUK
Keterampilan: motorik halus, eksplorasi taktis, memahami konsep bentuk, ukuran dan objek
Bahan: adonan, cetakan berbeda bentuk( kotak, bulat, segi tiga, bintang)
Cara bermain: Ajak anak membuat adonan tepung dengan air. Ratakan adonan hingga berbentuk pipih,
potong menjadi bentuk kotak, bulat, segi tiga, bintang. Mum dapat menambahkan bubuk kayu manis atau
aroma lainnya ke adonan untuk meningkatkan indera penciuman anak. Selanjutnya pada selembar kertas
gambarlah berbagai bentuk dan beri label dengan nama masing-masing. Minta anak untuk mencocokkan
bentuk pada selembar kertas dengan menempatkannya di atas adonan.

3. SENI MAKANAN YANG MENYENANGKAN
Keterampilan: imajinasi, kreativitas, pembuatan cerita, eksplorasi taktil, pengetahuan spasial
Bahan: potongan sayuran berwarna-warni, buah-buahan, piring besar 
Cara bermain: Potong sayuran menjadi bentuk yang diemui sehari-hari. Misalnya buah bit untuk
menggambarkan bibir, wortel sebagai hidung untuk manusia salju, kubus mentega sebagai sofa kecil,
dan lain-lain. Lalu biarkan anak membuat cerita dan menggambarkannya di atas piring.

4. BOLA AJAIB
Keterampilan: konsentrasi, peningkatan kesadaran, pemahaman tentang keabadian objek
Bahan: sebuah bola, tiga cangkirCara bermain: Taruh tiga cangkir buram, dengan salah satu dari mereka menutupi bola. Acak letak
cangkir dan minta anak untuk menemukan cangkir yang memiliki bola.
memberikan asupan nutrisi bergizi setiap hari. Selain diperkaya dengan vitamin dan mineral,
Friso Gold 3 memiliki teknologi Locknutri yang membuatnya mudah dicerna. Kombinasi asupan bergizi dan  pendampingan Mum, akan mebuat si kecil semakin sehat aktif dan ceria. Selamat mencoba dan jangan lupa bagikan
dengan orang tua lainnya. Memiliki teknologi Locknutri yang membuatnya mudah dicerna. Kombinasi
asupan bergizi dan pendampingan

Mum, akan mebuat si kecil semakin sehat aktif dan ceria. Selamat mencoba dan jangan lupa bagikan
dengan orang tua lainnya.


5.  MENCOCOKKAN BENDA
Keterampilan: perbedaan warna dan objek, konsep kesamaan dan perbedaan, eksplorasi
Bahan: 4 lingkaran berwarna atau 4 wadah berbeda warna, bola dengan 4 warna masing-masing
Cara bermain: Tempatkan empat wadah yang dipilih di satu sisi dan bola di sisi lain. Pastikan bahwa
bola-bola berwarna itu campur aduk. Kemudian minta anak untuk menempatkan bola dengan warna
tertentu di lingkaran atau wadah yang cocok dengan warna yang sama.


6. POLA LUKISAN
Keterampilan: apresiasi keindahan, kreativitas, eksplorasi dan observasi
Bahan: Cat, selembar kertas, benda-benda harian seperti tutup botol, daun, sol sepatu dan irisan kecil
wortel, atau sayuran serta buah lainnya
Cara bermain: Berikan si kecil benda-benda yang telah Mum pilih. Ajak mereka mencelupkannya ke
dalam cat untuk membuat cetakan dengan pola yang berbeda di atas kertas. Ini akan membuat
mereka terpesona dan membantu mereka mempelajari keindahan dalam kehidupan sehari-hari.


7. JALUR PENGHALANG
Keterampilan: kesadaran spasial, keseimbangan.
Bahan: Pita, benda-benda aman yang bisa bertindak sebagai hambatan
Cara bermain: Tempelkan pita di lantai pada beberapa jalur yang berbeda. Kemudian letakkan
rintangan di depan mereka. Instruksikan agar mereka mencapai titik akhir dengan menghindari semua
rintangan dan berjalan hanya pada pita. Sebagai tambahan, Mum dapat menempatkan hadiah kecil
di titik akhir.

Monday, December 17, 2018

Susu Formula Yang Kandungannya Tidak Kalah Dengan ASI


Apa yang menjadi pertimbangan Anda memilih merek susu formula? Tentu ada beragam
pertimbangan yang bunda lakukan bukan? Salah satunya adalah kandungan dari susu formula
itu sendiri. Meskipun ASI atau Air Susu Ibu masih menjadi makanan utama dan sumber
kandungan baik untuk balita, ketika masa ASI Eksklusif sudah lewat, maka sangat penting
untuk mencari dan memberi pengganti ASI yang memiliki kandungan yang tidak kalah lengkap.

Memilih ASI atau susu formula mungkin menjadi keputusan yang dilematis bagi seorang ibu.
Karena saat ini pun ada banyak sekali merek susu formula yang menawarkan produk dengan
kriteria yang sama. Dengan keunggulan masing-masing produk tak jarang bikin bunda pusing
harus beli yang mana.

Setidaknya ada patokan yang bisa bunda gunakan untuk memilih susu formula untuk anak.
salah satu hal penting yang perlu diperhatikan adalah kandungan gizinya. Cobalah untuk membaca
setiap keterangan gizi pada setiap kemasan susu. Usahakan kandungan gizi yang ada, hampir sama
dengan kandungan yang terdapat pada ASI. Dengan begitu anak tidak akan kekurangan gizi.

Kenapa ASI? Banyak sekali organisasi kesehatan mulai dari American Academy of Pediatrics
(AAP), American Medical Association (AMA) hingga World Health Organization (WHO)
merekomendasikan ASI sebagai makanan terbaik untuk diberikan ibu kepada bayinya.
Paling tidak dari usia 0 hingga 6 bulan. ASI bermanfaat bagi pertahanan tubuh bayi terhadap
infeksi, mencegah alergi, dan kondisi kronis lainnya.

Namun yang menjadi masalahnya adalah meskipun ASI direkomendasikan dan disarankan
untuk diberikan pada setiap anak, hal ini tidak bisa dipastikan bahwa semua ibu memungkinkan
untuk memberi ASI pada anaknya. Karena pemberian ASI pun juga perlu diperhatikan
mengenai kesehatan ibu, lancarnya ASI serta gaya hidup ibu.

Untuk para ibu yang tidak bisa memberikan ASI karena alasan tertentu, susu formula lah
yang bisa menjadi alternatif yang dapat diberikan. Maka dari itu, susu formula yang
kandungannya hampir sama dengan ASI akan menjadi pilihan utama para ibu. Meskipun
ASI tidak bisa diberikan, susu formula bisa menjadi pengganti nutrisi yang harusnya
didapatkan dari ASI.

Keputusan untuk memberikan ASI atau susu formula adalah keputusan pribadi. Terlepas dari
pro dan kontra pemberian susu formula, setiap pilihan tentu memiliki pertimbangan
masing-masing. Ada beragam manfaat yang didapatkan untuk pemberian ASI, seperti:
  • ASI memberikan pengalaman berharga untuk ibu dan bayinya serta menjalin kedekatan baik lahir maupun batin.
  • Mencegah infeksi dan kondisi lainnya seperti diare, infeksi saluran pernafasan hingga infeksi telinga.
  • Kandungan nutrisi dan memudahkan pencernaan.
  • Gratis
  • Memiliki rasa yang khas.
  • Mendorong bayi lebih pintar dan cerdas
  • Bermanfaat untuk ibu dan menumbuhkan kepercayaan diri seorang ibu.
Jika memilih untuk memberikan susu formula pada bayi, mungkin manfaat tersebut tidak bisa bunda dapatkan. Namun ada juga berbagai alasan mengapa ibu lebih memilih susu formula daripada ASI, yaitu sebagai berikut:
  • Lebih nyaman dan bisa kapan saja.
  • Fleksibilitas, bunda bisa kapan dan dimana saja memberikan ASI dan tidak perlu mencari tempat khusus.
  • Diet atau pemberian susu formula cocok untuk ibu yang sedang hamil akibat melahirkan.

Nah, itulah ulasan mengenai pemberian susu formula yang kandungannya tidak kalah dengan ASI. Yang perlu diperhatikan adalah ketika memilih merek susu formula yang tepat yang memiliki nutrisi lengkap seperti ASI. Semoga bermanfaat.

Thursday, December 13, 2018

3 Alasan Memilih Susu Friso 4 untuk Anak 3-12 Tahun


Setelah melewati masa batita, anak akan memasuki tingkatan perkembangan yang lebih lagi dari sebelumnya. Di usia 3-12 tahun, anak-anak akan penuh dengan segudang pertanyaan kritis dan melontarkannya secara spontan pada siapapun. Energinya pun terasa meluap-luap dan ia siap untuk menyambut petualangan barunya di dunia luar. Karena perkembangannya yang pesat ini lah, anak memerlukan banyak nutrisi yang salah satunya dapat dilengkapi dengan susu Friso 4.
Sama seperti mobil yang memerlukan mesin agar bisa melaju, nutrisi adalah bahan bakar utama dalam tumbuh kembang anak. Nutrisi yang digabungkan dengan pemberian stimulasi yang tepat dari orang tua dapat mendukung perkembangan keterampilan anak, mulai dari keterampilan motorik, kognitif, dan lain sebagainya. Selain itu, nutrisi dapat meningkatkan daya tahan tubuh anak sehingga ia bebas bereksplorasi di manapun ia inginkan.
Ada banyak sumber nutrisi untuk anak yang terjangkau, salah satunya adalah susu pertumbuhan anak. Selain sangat praktis, susu anak biasanya dilengkapi dengan berbagai inovasi yang dapat menjaga kualitas susu sampai tersedia di genggaman anak. Salah satunya adalah susu Friso 4 yang mempunyai berbagai macam keunggulan dibandingkan susu anak 3-12 tahun lainnya. Yuk, simak 3 alasan susu Friso menjadi susu terbaik untuk anak usia balita sampai memasuki masa sekolah!

Dilengkapi dengan nutrisi yang diperlukan anak saat mengeksplorasi lingkungannya
Ada beragam nutrisi esensial untuk anak yang dapat ditemui dalam susu anak ini.
Protein yang terkandung dalam susu Friso sangatlah penting untuk pembentukan sel, salah satunya sel dalam sistem pencernaan untuk mengurangi resiko gangguan pencernaan lainnya. Protein dalam susu Friso 4 juga lebih mudah dicerna oleh tubuh. Selain itu, ada pula prebiotik yang membantu pertumbuhan bakteri baik dan nukleotida agar kesehatan pencernaan terjaga.
Vitamin A, C dan E ditambah dengan zink, zat besi dan selenium dapat meningkatkan serta mendukung daya tahan tubuh anak sehingga ia semakin bebas beraktivitas di luar rumah. Aktivitas ini juga dapat didukung dengan kepadatan tulang dan gigi dari kalsium di susu Friso 4. Tidak lupa juga susu pertumbuhan anak ini mengandung asam lemak esensial ALA/LA agar pertumbuhannya semakin optimal.
Teknologi LockNutri menjaga nutrisi yang terkandung
Susu formula biasanya mengandung banyak sekali nutrisi yang baik bagi anak. Namun nutrisi-nutrisi itu dapat hilang, terutama karena melewati proses pengawetan dan dijadikan dalam bentuk bubuk. Biasanya dalam proses pengawetan ini, ada beberapa kandungan nutrisi yang akan hilang.
Namun tidak dengan susu Friso 4 yang dilengkapi dengan teknologi LockNutri. Teknologi canggih ini akan melindungi nutrisi dari kerusakan dan menjaganya hingga sampai di tangan anak.
Selain itu, teknologi LockNutri ini juga membuat nutrisi yang terkandung dalam susu Friso 4 lebih mudah dicerna. Hal ini dibuat agar sistem pencernaan anak yang masih dalam tahap perkembangan tidak mengalami kesulitan saat mencerna nutrisi-nutrisi yang dibutuhkan oleh anak.
Dikemas dalam kemasan yang inovatif
Susu Friso 4 mempunyai kemasan yang inovatif sehingga memungkinkan anak untuk mendapatkan susu yang higienis dengan takaran susu yang akurat. Susu pertumbuhan anak 3-12 tahun ini disegel dengan sangat rapat agar formula susu bubuk yang ada di dalamnya dapat terlindungi dan terhindar dari kerusakan.
Susu Friso 4 juga dilengkapi dengan sendok takar di dalam kemasan. Sendok takar menjamin takaran yang lebih akurat agar susu terasa pas lezatnya bagi anak. Tidak perlu khawatir pula apabila sendok takar tertimbun di lautan bubuk susu karena kemasan Friso 4 juga dilengkapi dengan tempat untuk menaruh sendok takar. Katakan selamat tinggal pada ketidakhigienisan jari saat mengaduk bubuk susu saat mencari-cari sendok takar yang tertimbun!

Itulah 3 alasan mengapa susu Friso 4 menjadi susu yang tepat untuk anak 3 sampai 12 tahun. Jangan lupa untuk selalu menyesuikan usia anak dengan susu pertumbuhan untuknya. Carilah juga informasi mengenai tahap perkembangan anak usia 3 hingga 12 tahun untuk mendukung tumbuh kembang anak.