Friday, September 21, 2018

Apa Sih Bagusnya Susu Dancow?



 “Aku dan kau.. Suka Dancow”. Bunda pasti sering mendengar jingle lagu ini sejak kecil. Namun bunda yang memiliki anak 1 tahun mungkin tidak tahu manfaat susu Dancow dibanding produk susu lain. Jadinya bunda memberikan susu apa saja asal si kecil suka. Padahal kandungan susu sangat penting mempengaruhi pertumbuhan dan juga kesehatan si kecil. Apalagi anak bunda masih di Golden Age yang membutuhkan banyak gizi agar setiap aspek perkembangannya berjalan dengan baik. Nah biar bunda yakin susu pertumbuhan yang baik untuk anak bunda, simak deh manfaat susu dari Nestle ini.

Jenis-jenis produk susu Dancow

Nestle Research Centre selalu melakukan riset kandungan susu yang baik untuk anak. Dengan alasan itulah, Susu Dancow mengeluarkan 3 produk Dancow Advanced Excelnutri+.
  1. Dancow Advanced Excelnutri+ 1+ untuk anak usia 1-3 tahun
  2. Dancow Advanced Excelnutri+ 3+ untuk anak usia 3-5 tahun
  3. Dancow Advanced Excelnutri+ 5+ untuk anak usia 5-12 tahun

Berbeda dengan produk Dancow sebelumnya, formula Dancow terbaru ini mengandung Lactobacillus Rhamnosus hingga 3 kali lipat. Selain itu, susu yang baik untuk pertumbuhan anak ini memiliki 3 varian rasa yaitu vanilla, coklat dan madu.

Kandungan susu

  1. Lactobacillus Rhamnosus
Bunda mungkin bertanya-tanya kenapa kandungan lactobacillus rhamnosus semakin banyak di susu pertumbuhan anak asal Nestle ini. Karena bakteri ini kaya banget manfaatnya. Bakteri ini bisa menghasilkan asam laktat dan membunuh bakteri-bakteri yang merugikan saluran cerna. Hasilnya, anak-anak yang menderita diare akan lebih cepat sembuh.

Lactobacillus juga bisa menawarkan racun, menurunkan efek kerusakan organ jaringan hati. Dia juga membuat kadar asam di saluran cerna tetap renda sehingga perkembangan bakteri jahat akan tertekan. Anak-anak pun memiliki daya tahan tubuh yang kuat.

  1. Serat pangan Inulin
Serat pangan inulin ini banyak terdapat pada buah-buahan seperti pir, apel dan buah-buah berry. Kelebihan dari serat pangan inulin adalah mencegah si kecil obesitas. Anak anak yang tercukupi seratnya akan kenyang lebih lama, mengurangi nafsu makan dan mencegah sembelit. Saat konsumsi serat pangan inulin, pastikan si kecil minum air putih yang cukup.

  1. Minyak Ikan
Anak yang pintar tidak hanya tergantung pada sekolah dan kursus-kursus yang diikuti. Namun minyak ikan juga memberikan pengaruh yang cukup banyak agar perkembangan otak berjalan baik sehingga penyerapan si kecil maksimal.

  1. Kalsium
Bunda ingin si kecil memiliki badan yang tinggi dan gigi yang sehat. Bunda perlu memastikan si kecil minum cukup kalsium. Bagusnya, zat ini banyak dikandung pada susu anak jadi bunda tidak akan kesulitan memberikannya. Kalsium juga bagus untuk fungsi pompa jantung dan memastikan aliran darah ke seluruh tubuh.

  1. Protein
Protein mempengaruhi perkembangan otot, organ dan juga sistem tubuh si kecil. Dia memperbaiki dan juga membangun jaringan tubuh yang rusak. Anak-anak yang aktif pastinya membutuhkan protein sebagai sumber energi agar dia tidak lemas.

  1. Zinc
Zinc bisa meningkatkan kekebalan tubuh si kecil. Dia juga berperan penting dalam perkembangan organ reproduksi dan otak si kecil.

Selain itu, vitamin-vitamin seperti vitamin A, C, E dan D yang dibutuhkan untuk menangkal radikal bebas dan pemulihan tubuh si kecil ada pada susu Dancow. Jadi bunda bisa melihat betapa manfaatnya Dancow dalammendukung pertumbuhan dan perkembangan si kecil.

Jadi buat si kecil, bunda jangan coba-coba ya. Mari berikan susu terbaik dalam mendukung perkembangan dia.


Monday, September 17, 2018

Ini Dia Alasan Kenapa Bunda Harus Pilih Susu Lactogrow 3



Memiliki buah hati yang tumbuh dan berkembang dengan sempurna tentu merupakan kebahagian bagi orang tua. Dan tentunya orang tua pun ingin memberikan yang terbagi bagi anak-anaknya. Salah satunya adalah dengan memberikan susu formula yang bagus bagi tumbuh kembang anak. Seperti Susu Lactogrow yang dicptakan untuk membantu anak dalam mengoptimalkan setiap tumbuh kembangnya.
Usia balita merupakan usia dengan momen-momen penting bagi anak-anak. karena di usia inilah anak terlihat sangat cepat mengalami pertumbuhan dan perkembangan. Bahkan usia 1-3 tahun merupakan usia emas untuk tumbuh kembang anak. Maka dari itu, bunda perlu dukung tumbuh kembang anak dengan memberikannya formula nutrisi dari susu anak 1 tahun. Nah, kami akan bahas sedikit ulasan tentang manfaat susu formula Lactogrow3 untuk anak usia 1 tahun.
Alasan Bunda Harus Pilih Susu Lactogrow
Sebagian orang tua pasti bingung ketika harus memilih susu formula untuk buah hati. Karena takut tidak cocok, kandungan gizi dan nutrisinya kurang lengkap dan hal-hal lain. nah, tak perlu bingung, kami akan berikan beberapa hal yang bisa menjadi alasan mengapa bunda harus pilih susu lactogrow sebagai susu formula untuk buah hati.
  • Lactobacillus reuteri
Dalam susu lactogrow mengandung lactobaccillus reuteri yang bermanfaat menjaga kesehatan pencernaan anak. Harus bunda ketahui, alergi pada anak tentu sudah tidak asing lagi. Dengan alergi yang diderita, anak bisa mengalami kekurangan gizi debfab gejala mual, muntah dan mengeluarkan isi perut terus menerus. Nah, salah satu mencegahnya adalah dengan memberikan nutrisi yang mengandung nutrisi yang bagus untuk pencernaan anak sehingga tubuh si kecil tetap bugar dan tidak mudah terserang penyakit.
  • Kalsium
Kalsium memiliki manfaat yang cukup penting bagi anak-anak usia masa-masa pertumbuhan. Apalagi usia balita anak sedang aktif-aktifnya melakukan kegiatan seperti berlari-lari, dan bermain. Nah, untuk mendukung aktifnya, kebutuhan kalsium harus dicukupi. Keistimewaan kalsium, jelas, terletak pada tulang, fondasi tubuh yang cukup penting. Kalsium juga bermanfaat untuk mempertahankan kepadatan tulang anak dan mengurangi resiko tulang mudah patah.
  • Vitamin A
Vitamin A merupakan nutrisi yang baik untuk menjaga kesehatan mata. Meskipun efeknya tidak signifikan, misalnya jika ada anak yang memiliki gangguan mata kemudian mengkonsumsi vitamin A akan berubah dengan signifikan. Nyatanya meskipun tidak ada efek yang terlalu super, vitamin A juga penting untuk mendukung tumbuh kembang anak.
Selain kelebihan atau kandungan-kandungan yang ada pada susu Lactogrow 3, bunda juga perlu tahu tips memilih susu formula untuk pertumbuhan anak. apa saja tipsnya?
  • Sesuaikan dengan usia
Sebelum pilih susu formula anak, pastikan susu yang bunda pilih sesuai dengan umur anak. karena setiap jenis susu formula dengan usia yang berbeda memiliki kandungan yang berbeda pula.
  • Pertimbangkan rasa
Rasa ternyata juga penting lho bunda bagi anak. perlu bunda ketahui setiap produk susu formula memiliki rasa yang khas. Pastikan anak suka dengan rasa susu formulanya agar anak tercukupi kebutuhan gizinya dari susu.
  • Perhatikan kandungan nutrisinya
Dan tips yang paling penting adalah perhatikan kandungan nutrisi susu. Pastikan bahwa kandungan nutrisi yang ada di susu formula lengkap dan sesuai dengan apa yang dibutuhkan anak dimasa tumbuh kembangnya.
Nah, itulah beberpa hal yang menjadi alasan kenapa ibu harus pilih susu Lactogrow dan beberapa tips memilih susu formula untuk anak. semoga beranfaat bunda..
Nah, itulah 3 kandungan besar yang sangat menguntungkan dalam mendukung pembelajaran anak. Jangan salah, kalau ingin tahu lebih lanjut sebetulnya masih ada banyak lagi ‘tawaran’ hebat dari susu Nestle ini. Beberapa diantaranya adalah Zat besi, Omega 6, Omega 3, Thiamin dan Riboflavin. Kelima kandungan tersebut tidak hanya membantu fungsi tubuh namun juga mencerdaskan otak, lho.

Memilih Susu Pertumbuhan yang Tepat untuk Anak 1-3 Tahun

Dalam usia pertumbuhannya, si Kecil memerlukan asupan gizi lengkap yang salah satunya bisa didapat dari susu pertumbuhan anak 1-3 tahun. Bagi anak usia di atas 1 tahun, susu bermanfaat dalam mendukung proses tumbuh kembangnya. Susu mengandung kalsium yang penting untuk perkembangan tulang dan gigi dan bermacam jenis vitamin. Kalsium yang terdapat dalam susu lebih mudah diserap tubuh dibandingkan dari sumber makanan lain.

Menurut Dr Jonathan Maguire, dokter anak dan ilmuwan dari Rumah Sakit St Michael di Toronto, dengan minum susu untuk anak setidaknya dua gelas sehari dapat memberikan asupan vitamin D yang cukup kepada anak balita, tanpa menurunkan kadar zat besi di tubuhnya. Tentu saja, rutinitas ini perlu diimbangi dengan mengonsumsi makanan yang kaya akan zat besi, jenis nutrisi yang tak kalah penting untuk perkembangan otak balita.

usu memiliki peran sangat penting untuk mendukung pertumbuhan anak. Karena itu, Mam perlu memahami kiat memilih susu pertumbuhan yang tepat untuk si Kecil. Pastikan Mam memilih susu formula dengan laktosa sebagai sumber utama karbohidratnya. Selain itu, berbagai hal yang perlu diperhatikan saat memilih susu pertumbuhan bagi si Kecil adalah sebagai berikut:

LACTOGROW 3 HappyNutri
Susu pertumbuhan anak usia 1-3 tahun yang diperkaya dengan 12 vitamin, 7 mineral, minyak ikan dan Lactobacillus reuteri untuk menjaga kenyamanan saluran cerna Si Kecil.

Menginjak usia 1 tahun, rasa ingin tahu Si Kecil mulai tumbuh dan Ia akan semakin aktif bergerak. Yuk, selalu dukung aktivitasnya dengan memberikan asupan kaya nutrisi, seperti protein, karbohidrat, lemak, vitamin dan mineral yang bisa didapatkan dari makanan dan minuman, diantaranya adalah susu.

Nestlé LACTOGROW 3 HappyNutri merupakan susu pertumbuhan untuk usia 1-3 tahun yang diformulasikan secara khusus oleh para ahli di Nestlé Research Centre, Switzerland, membantu menjaga saluran cerna Si Kecil yang aktif dan ceria.

Fitur & Keuntungan
Nestlé LACTOGROW 3 HappyNutri mengandung Asam Linoleat (Omega 6) dan Asam Alfa-Linolenat (Omega 3) serta Lactobacillus reuteri yang mendukung kesehatan saluran cerna Si Kecil dimana 80% sistem imunitas ada di dalam saluran cerna.
Berbagai nutrisi penting yang terdapat pada Nestlé LACTOGROW 3 HappyNutri mendukung pertumbuhan dan perkembangan si Kecil diantaranya adalah :

Kalsium: memiliki peran penting dalam pembentukan dan mempertahankan kepadatan tulang dan gigi Si Kecil.
Zat besi: komponen hemoglobin dalam sel darah merah yang membawa oksigen ke seluruh tubuh.
Thiamin dan riboflavin: berperan sebagai koenzim perubahan kerbohidrat menjadi energi.
Niasin: berfungsi sebagai faktor pembantu dalm reaksi pembentukan energi dan pembentukan jaringan.
Vitamin A: membantu mempertahankan keutuhan lapisan permukaan (seperti : mata, saluran pencernaan, saluran pernafasan dan kulit).
Oleh karena itu, penting bagi Ibu untuk mendukung kesehatan saluran cernanya karena di masa ini, Si Kecil sudah mulai bereksplorasi untuk mengetahui hal-hal baru seperti menggigit benda sekitarnya yang ingin diketahuinya. Ibu bisa memberikan 2 pilihan rasa yang disukai Si Kecil yaitu madu dan plain.

LACTOGROW 3 adalah susu pertumbuhan untuk anak usia 1 – 3 tahun LACTOGROW 3 HappyNutri adalah susu pertumbuhan yang mengandung Lactobacillus reuteri , 12 vitamin dan 7 mineral. Serta OMEGA 6 (Asam Linoleat) 230 mg/100mg, Omega 3 (Asam Linolenat) 290 mg/100g. Kombinasi dari Tiamin dan Riboflavin berperan sebagai koenzim perubahan karbohidrat menjadi energi. Niasin berperan sebagai faktor pembantu dalam reaksi pembentukan energi dan pembentukan jaringan LACTOGROW 3 Happynutri bukan pengganti ASI melainkan susu pertumbuhan yang diperuntukkan bagi anak usia 1 – 3 tahun. Tetap memberikan ASI selama mungkin. Tidak cocok untuk bay


Thursday, September 13, 2018

Cermati Tips Memilih Susu Untuk Si Kecil Yang Kaya Nutrisi



Setelah usia 6 bulan, anak sudah masuk mulai bisa mengkonsumsi selain Air Susu Ibu (ASI). Meskipun tak dipungkiri lagi bahwa ASI adalah nutrisi anak yang paling baik untuk bayi dan memiliki banyak sekali manfaat untuk anak. kandungan gizi dalam ASI juga sangat kaya dan dapat memenuhi kebutuhan anak. Namun setelah ASI Eksklusif selesai, bunda juga harus tau cara memilih susu formula pengganti ASI yang juga memiliki banyak kandungan seperti ASI.
Memilih susu formula bagi anak tidak boleh sembarangan. Apalagi sebagai pengganti ASI, susu formula memiliki tugas dan peran yang penting dalam memenuhi kebutuhan nutrisi anak. Ada berbagai pertimbangan yang bisa bunda gunakan ketika memilih susu formula untuk anak. Dari memilih jenis susu formula, mengetahui kandungan gizinya sampai takaran yang dibutuhkan anak ketika meminum susu formula. Nah, kali ini kami akan bahas mengenai tips memilih susu untuk si kecil yang kaya akan nutrisi.
Cara Memilih Susu Formula Untuk Kebutuhan Nutrsi Anak
  • Jenis susu
Cara memilih susu formula untuk anak haruslah aman dan sesuai dengan kebutuhan tubuh si kecil. Jangan sembarangan pilih, karena susu formula memiliki berbagai jenis susu yang tentunya disesuaikan dengan tubuh anak. Ada sebagian anak yang memiliki alergi terhadap susu sapi atau protein sapi, jadi jenis susu yang tepat adalah susu soya atau susu yang proteinnya diperoleh dari kedelai.
Sebelum bunda memilih susu untuk anak, pastikan dahulu anak tidak memiliki alergi terhadap susu formula. Bunda tak perlu khawatir karena sekarang ini sudah terdapat alternatif pengganti susu formula dengan protein sapi yaitu susu soya yang mengandung protein dari nabati atau kedelai.
  • Kandungan susu
Selain dari jenis susu, hal lain yang perlu diperhatikan ketika memilih susu yang tepat untuk si kecil adalah kandungan nutrisi yang terdapat pada susu tersebut. sekali lagi, bunda jangan sembarangan pilih susu formula untuk anak. Karena kandungan yang terdapat pada susu juga mempengaruhi kondisi maupun tumbuh kembang si kecil.
Bunda bisa lihat kandungan gizi yang terdapat pada kemasan susu formula anak. Lalu sebaiknya Anda memlilih susu formula yang tidak mengandung banyak glukosa. Kandungan gula yang terlalu berlebihan pada susu formula dapat meningkatkan resiko obesitas pada anak. Pastikan juga susu formula yang kamu pilih sesuai dengan tingkat usia anak. Nah, kandungan seperti protein, mineral dan vitamin yang terdapat pada susu formula bervariasi dan disesuaikan dengan usia anak.
Seperti komposisi NAN pHPro 3 dari Nestle yang memiliki nutrisi tepat untuk anak usia 1-3 tahun. Kandungan protein whey terhidrolisis parsial berkualitas tinggi, kalsium serta lemak esensial LA dan ALA, vitamin dan 9 mineral serta Bifidobacterium lactis bermanfaat untuk anak berusia 1-3 tahun.su
  • Perhatikan reaksi pada anak
Yang perlu bunda perhatikan adalah reaksi tubuh anak setelah mengonsumsi susu formula. Karena tak jarang orang tua hanya asal memilih susu formula tanpa memperhatikan efeknya untuk tubuh si kecil. Misalnya saja jika anak memperlihatkan tanda-tanda seperti diare, muntah atau cepat lelah maka bisa jadi tubuh anak tidak merespon baik susu formula yang Anda berikan alias tidak cocok. Segera mungkin periksa kan ke dokter anak sebagai upaya penanganan dan mengetahui apakah Anda perlu mengganti susu formula si kecil.
Nah. Itulah 3 tips mudah memilih susu formula untuk anak. Semoga bermanfaat bunda

Sunday, September 9, 2018

Susu Nestle NAN Kid pHPro 3 Cocok Untuk Anak Yang Berisiko Obesitas


Bunda pernah dengar ternyata susu bisa menjadi penyebab anak mengalami obesitas? Ini tidak perlu bunda khawatirkan jika pilihannya adalah Susu Nestle NAN. Ini merupakan produk terbaru Nestle dari pengembangan medis yang dilakukan oleh para ahli kesehatan balita.
Banyak kasus balita mengalami obesitas. Dokter anak tidak menampik fakta tersebut. Memang ada balita yang punya risiko mengalami hal tersebut meskipun aneh. Pasalnya, obesitas pada waktu dulu lebih banyak dialami oleh orang dewasa. Namun, ternyata masuk akal. Balita yang pasif dan sering mengkonsumsi susu balita dalam takaran yang berlebihan rentan mengalami kegemukan. Apalagi jika orang tua asal-asalan dalam memilih susu balita. Potensi obesitas begitu tinggi.
Terlebih lagi jika balita sejak bayi berisiko mengalami obesitas. Untuk itulah produk susu Nestle ini menjadi pilihan yang terbaik. Salah satu manfat NAN Kid pHPro 3 adalah untuk mencegah obesitas yang banyak menyerang balita saat ini.
Apakah Anak Bunda Berisiko Obesitas?
Tentu tidak hanya balita yang berisiko terkena obesitas yang sebaiknya mengkonsumsi susu balita dari Nestle ini. Semua balita bagus jika mau minum susu yang satu ini. Hanya saja, balita yang punya risiko terkena obesitas sangat dianjurkan untuk mengkonsumsi susu balita Nestle NAN ini.
Nah, bunda sekarang punya PR. Yaitu untuk mengetahui apakah sang buah termasuk balita yang punya risiko mengalami diabetes atau tidak.
  1. Sejak Masih Ada Di Dalam Kandungan
Coba bunda ingat kembali apakah bunda mengalami kenaikan berat badan berlebihan ketika mengandung atau tidak. Dokter mengatakan semua ibu hamil berpotensi mengalami kegemukan. Apalagi jika sebelum hamil seorang ibu sudah pernah mengalami kegemukan.

Lebih parah lagi, kegemukan saat hamil akan menurun kepada bayi yang dilahirkan. Bayi bisa memiliki berat badan lebih dari angka normal.

Apakah sang buah hati mengalami hal tersebut? Jika ya, maka risiko obesitas pada sang buah hati termasuk tinggi.

  1. Gagal ASI Eksklusif
Memang banyak sekali bayi yang tidak mendapatkan ASI eksklusif dan sehat. Akan tetapi, menurut survey, bayi yang tidak mendapatkan ASI eksklusif rentan mengalami masalah kesehatan, terutama obesitas. Apalagi jika orang tua menambahkan susu saat masih bayi. Jelas sekali ini bisa membuat bayi terlihat gemuk tapi tidak wajar. Itulah yang membuat balita memiliki risiko tinggi kegemukan.

Bagaimanapun juga, ASI eksklusif harus dilakukan. Selama 6 bulan tanpa putus, si kecil harus mendapatkan ASI saja. Baru kemudian ketika usianya sudah mencapai 1 tahun, bunda bisa memberikan SusuNestle Nan.

  1. Kurang Aktif
Seharusnya, balita itu mulai aktif. Balita usia 1 tahun harus lebih sering diajak untuk beraktivitas seperti berdiri, belajar berjalan, dan lain sebagainya.

Ketika usianya menginjak 2 tahun, seharusnya bunda siapkan mainan yang membuatnya bergerak, seperti sepeda mini, bola, dan lain sebagainya.

Cukup disayangkan ketika banyak orang tua yang justru memberikan mainan gadget. Alasannya aneh, yaitu agar anak diam. Padahal, diamnya balita (pasif) membuat risiko obesitas tinggi lho. Apalagi jika hal ini terus dilakukan oleh balita hingga usianya di atas 3 tahun.
Kira-kira apakah sang buah hati punya potensi mengelami kegemukan? Selain tanda-tanda tersebut, ada baiknya bunda konsultasi dengan bidan atau dokter anak. Amati terus berat badan serta tinggai badan sang buah hati. Pastikan berat dan tinggi badan balita normal.
Mengapa Susu Nestle NAN Bagus Untuk Menurunkan Risiko Obesitas
Dari penjelasan tersebut di atas, bunda sudah tahu secara gamblang apa yang menyebabkan balita mengalami obesitas. Salah satunya adalah kurang aktif bergerak. Jika memang ada risiko balita bunda mengalami masalah ini, jangan tinggal diam. Bunda harus melakukan sesuatu.
Salah satunya adalah mengajak anak untuk lebih aktif. Selain itu, bunda juga sebaiknya ganti susu dengan susu merk Nestle Nan Kid pHPro 3. Mengapa? Karena salah satu manfaat NAN Kid pHPro 3 adalah untuk mencegah obesitas. Adanya kandungan protein whey yang begitu tunggi di dalam susu yang akan menurunkan risiko obesitas pada balita.
Apakah bunda tahu apa itu protein whey? Ini merupakan jenis protein yang mengandung asam amino. Protein ini sebenarnya bisa didapatkan dari ASI. Akan tetapi, tidak mungkin kan bunda terus memberikan ASI kepada sang buah hati? Apalagi jika usianya sudah lebih dari 2 tahun. Oleh sebab itu, pastikan anak tetap mendapatkan protein whey dari susu Nestle NAN ini.
Jenis protein inilah yang berperan penting untuk membentuk otot. Dengan demikian, sang buah hati tumbuh lebih gemuk tapi sehat. Hal ini disebabkan gemuknya sang buah hati bukan karena lemak tapi karena protein yang membentuk otot.
Selain itu, protein whey juga berperan menstabilkan kenaikan berat badan anak. Berat badan balita harus terus naik. Akan tetapi, ada angka maksimal yang tidak boleh dilewati. Dan tugas protein whey ini adalah untuk memastikan berat badan anak tidak melampaui angka normal.
Dari penjelasan tersebut di atas, setidaknya ada dua hal yang bisa ditarik kesimpulan. Pertama, meskipun masih kecil, anak berpotensi mengalami obesitas. Yang kedua, risiko obesitas tersebut bisa diturunkan dengan cara aktif bergerak dan memastikan tubuh mendapatkan protein whey. Ini bisa bunda lakukan dengan cara memberikan susu balita terbaik, yaitu susu Nestle NAN.


Thursday, August 30, 2018

Berapa Persen Susu Balita Terbaik Pengaruhi Perkembangan Otak Si Kecil?

Siapapun tahu susu balita terbaik sangat penting untuk perkembangan anak, terutama otak. Inilah yang menjadi salah satu alasan orang tua tidak ingin asal-asalan dalam memilih susu. Tidak masalah bagi mereka untuk membelikan susu dengan harga yang mahal asalkan itu bagus untuk perkembangan otak balita.
Namun, apakah susu yang mahal pasti bagus? Belum tentu lho bunda. Dalam hal ini, bunda harus memastikan bahwa kandungan nutrisi di dalam susu lengkap. Seharusnya ini yang dijadikan patokan untuk memastikan bahwa susu yang bunda pilih adalah susu balita yang terbaik. Bukan karena harga yang mahal.
Terlepas dari hal tersebut, apakah benar susu mempengaruhi perkembangan otak si kecil? Tentu saja. Akan tetapi, yang menjadi persoalan adalah seberapa besar pengaruh susu untuk perkembangan otak anak.
Hal Yang Harus Bunda Ketahui Mengenai Susu Balita
Sebenarnya, sulit untuk membuat prosentase berapa persen susu pengaruhi perkembangan otak anak. Akan tetapi, penjelasan berikut ini bisa membuka wawasan bunda mengenai peran susu.
Banyak orang tua yang tidak memahami jika susu adalah pelengkap saja. Sumber nutrisi utama tetap berasal dari makanan yang bunda berikan untuk sang buah hati. Dalam hal ini, para ahli kesehatan anak menguatkan dengan statemen mereka bahwasannya susu hanya untuk memastikan anak mendapatkan nutrisi minimal harian.
Hal ini yang membuat para ahli kesehatan anak tidak begitu menekankan orang tua mengenai merk susu. Yang mereka tekankan adalah bagaimana orang tua selalu memberikan asupan nutrisi dari makanan setiap hari.
Apakah itu artinya anak tidak perlu minum susu? Tentu saja tidak. Seperti penjelasan sebelumnya, susu balita diperlukan untuk memastikan kebutuhan nutrisi minimal harian anak terpenuhi. Itu poinnya.
Oleh sebab itu, setidaknya ada dua hal yang sangat mempengaruhi perkembangan otak anak usia dini, yaitu makanan dan susu. Selain itu, ada satu hal yang juga tak kalah penting, yaitu stimulus dari luar. Bagaimanapun juga, perkembangan anak terutama bagian otak tidak akan berkembang secara optimal jika tidak diberi stimulus yang tepat.
Nah, dari penjelesan singkat tersebut di atas, apakah bunda sudah bisa menarik kesimpulan mengenai peran susu untuk mencerdaskan otak?
Penghambat Perkembangan Otak Balita
Mungkin selama ini bunda sudah memastikan bahwa anak selalu mendapatkan makanan yang bergizi dan minum susu balita yang terbaik setiap hari. Namun, apakah bunda juga sudah melakukan antisipasi terhadap hal-hal yang menghambat perkembangan otak anak?
Jangan sepelekan hal ini ya bunda. Setidaknya ada dua hal yang perlu bunda ketahui.
  1. Makanan Olahan Gula
Anak balita sangat suka sekali dengan makanan yang manis. Tahukah bunda jika makanan yang terlalu manis ini bisa menghambat perkembangan otak?

Mungkin selama ini bunda hanya tahu bahwa makanan tersebut akan merusak gigi. Gigi balita bisa menjadi gigis. Namun, lebih berbahaya lagi ketika makanan seperti ini ternyata bisa menjadi penghambat perkembangan otak balita.

Oleh sebab itu, kurangi atau kalau bisa hindari untuk memberikan makanan yang terlalu manis. Ini sangat penting tidak hanya untuk kesehatan gigi tapi juga perkembangan otak anak.

  1. Makanan Cepat Saji
Sangat disayangkan sekali ketika orang tua sudah mengenalkan makanan fast food atau makanan cepat saji kepada balita mereka. Ini tidak hanya makanan yang mengandung rendah nutrisi tapi juga bisa menghambat perkembangan otak anak.

Kok bisa? Tentu saja bisa. Adanya asam lemak jenuh di makanan cepat saji disinyalir menjadi salah satu penyebab menurunkan sirkulasi darah. Dan ini secara tidak langsung akan menghambat perkembangan otak.
Akan lebih aman jika bunda buatkan makanan sendiri di rumah. Jadi, bunda bisa yakin bahwa semua bahan yang digunakan alami. Selain itu, ini juga sebagai cara yang tepat agar anak tidak mengenal makanan cepat saji atau makanan yang kandungan gulanya sangat tinggi.
Hal Sepele Tapi Penting Untuk Perkembangan Otak Balita
Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, perkembangan otak anak usia dini tidak hanya dipengaruhi oleh faktor internal berupa nutrisi tapi juga eksternal. Faktor eksternal ini sering disebut dengan stimulus dari luar. Jadi, bunda harus memberikan stimulus perkembangan otak yang tepat.
Ini bisa dilakukan dengan cara membelikan mainan edukasi. Untuk yang satu ini, bunda pasti sudah tahu. Namun, jangan sepelekan hal kecil berikut ini.
  • Tidur Nyenyak
Siapa sangka jika tidur nyenyak itu mempengaruhi perkembangan otak balita. Karena pada saat inilah sel-sel otak berkembang. Maka dari itu, jangan sampai si kecil kurang tidur atau tidur tapi kurang nyenyak. Hal tersebut akan sangat mengganggu proses perkembangan sel otak anak.

  • Jangan Sampai Trauma
Di beberapa tempat di mana terjadi bencana atau konflik, perkembangan anak di tempat tersebut kurang bagus. Hal ini disebabkan oleh trauma. Trauma membuat perkembangan otak tidak optimal.

Inilah mengapa para pemerhati kesehatan dan perkembangan anak melakukan trauma healing untuk anak-anak. Ini sangat penting selain memastikan anak mendapatkan nutrisi yang cukup.

  • Ikatan Hati Dengan Orang Tua
Menurut penelitian, anak yang punya kedekatan dengan orang tua lebih cerdas daripada yang tidak. Ini disebabkan adanya rasa nyaman. Rasa nyaman ini membuat anak sangat bebas dan leluasa untuk berkembang.
Nah, dari sekian hal tersebut, jelas kan bunda tidak cukup hanya dengan memberikan susu balita terbaik. Ada hal lain yang harus bunda lakukan jika ingin memiliki anak yang cerdas.

Monday, August 27, 2018

Minum Susu Memang Baik, Tapi Jika Berlebihan Jadinya Bahaya Lho


Jangan hanya sibuk mencari susu pertumbuhan anak yang terbaik ya bunda. Bunda juga harus ketahui bagaimana agar susu tersebut memberikan manfaat untuk sang buah hati.
Bisa saja lho susu yang bunda berikan justru memberikan hal buruk. Contohnya saja jika ternyata bunda salah dalam menyajikan susu. Atau bunda terlalu sering memberikan susu kepada sang buah hati.
Meskipun susu yang bunda beli itu adalah susu balita terbaik, susu tersebut bisa menjadi boomerang. Bukannya menyehatkan tapi juga menjadi sumber masalah kesehatan anak.
Risiko Buruk Ketika Balita Minum Susu Berlebihan
Bunda pasti tahu kan buah semangka itu bagus untuk kesehatan. Di dalam buah semangka, terdapat kandungan nutrisi yang sangat baik, terutama serat, vitamin, dan mineral. Tapi, coba bunda cari tahu apa yang terjadi jika terlalu banyak makan semangka. Bunda bisa mengalami darah rendah.
Nah, dari contoh tersebut, sebenarnya sudah bisa dipahami bagaimana makanan yang baik bisa menjadi buruk jika berlebihan. Yang tepat adalah mengkonsumsi makanan sehat sesuai dengan aturan.
Begitu juga dengan susu. Jika bunda ingin memastikan tumbuh kembang anak baik, berikan susu balita terbaik serta jangan sampai berlebihan.
Ada hal buruk yang bisa terjadi jika bunda tidak mengontrol konsumsi susu sang buah hati.
  1. Obesitas
Obesitas atau kegemukan pada balita menjadi perhatian penting para ahli gizi sekarang ini. Ternyata, ini sering disebabkan oleh susu.
Memang semakin banyak orang tua yang sadar pentingnya memberikan susu kepada balita. Tidak seperti zaman dahulu. Akan tetapi, kesadaran tersebut tidak diimbangi dengan ilmu pengetahuan yang cukup. Mereka menganggap susu itu bagus sehingga berapa gelas pun anak minum susu, itu tidak masalah.
Mereka tidak memahami jika si kecil minum susu berlebihan, maka ada potensi obesitas. Pasalnya, di dalam susu, terdapat kandungan nutrisi terutama protein yang begitu tinggi. Jika protein didapatkan oleh si kecil berlebih dan tidak digunakan, maka yang terjadi adalah si kecil akan mengalami kegemukan.
  1. Diabetes
Setelah ada risiko obesitas, penyakit lain juga mengintai, yaitu diabetes. Bahkan, dokter anak mengatakan seseorang yang ketika balita mengalami kegemukan rawan sekali terkena diabetes ketika dewasa meskipun berat badannya ketika dewasa sudah normal.
Cukup disayangkan ketika ada ibu-ibu yang asal dalam memberikan susu. Asalkan susu saja. Mereka tidak memperhatikan kandungan di dalamnya. Untuk bunda, jangan pilih susu dengan kandungan gula tinggi ya. Karena inilah yang menjadi salah satu pemicu diabetes.
Meskipun demikian, diabetes tidak hanya disebabkan oleh satu faktor. Ada banyak sekali faktor yang berpengaruh seperti aktivitas fisik yang kurang.
  1. Alergi
Mungkin selama ini si kecil tidak menunjukkan adanya alergi setelah minum susu. Bunda sudah sangat selektif dalam memilihkan susu. Hanya susu yang tidak menyebabkan alergi saja yang bunda berikan.
Akan tetapi, siapa sangka jika kelebihan minum susu juga bisa menyebabkan alergi. Bunda tahu mengapa? Karena di dalam darah terdapat kadar antibodi susu sapi yang begitu tinggi.
Memang setiap anak memiliki level alergi sendiri-sendiri. Ada yang kebal. Artinya, meskipun ada potensi alergi, tapi tubuh mampu mengatasi masalah tersebut. Namun, ada yang tidak kuat. Setelah minum susu, alergi langsung terjadi. Ini biasanya ditunjukkan dengan beberapa gejala seperti diare, sakit perut, bintik merah pada kulit, dan lain sebagainya.
Yang paling sering terjadi adalah obesitas yang kemudian membuat anak berisiko terkena diabetes. Inilah yang menjadi alasan utama mengapa sebaiknya bunda batasi konsumsi susu pertumbuhan anak.
Cara Penyajian Susu Yang Salah
Bunda pasti sudah merasa yakin bahwa cara penyajikan susu yang bunda lakukan sudah benar. Coba bunda review lagi.
Mana yang lebih dulu antara menuangkan susu dengan menuangkan air hangat ke dalam gelas? Jika selama ini bunda lebih dulu menuangkan susu baru kemudian memasukkan air hangat, itu cara yang salah.
Menuangkan air hangat apalagi panas pada susu akan merusak kandungan nutrisi di dalam susu, terutama protein. Itulah mengapa penting sekali bagi bunda untuk melakukan yang sebaliknya. Tuangkan dulu air panas lalu air dingin. Pastikan air sudah hangat. Baru kemudian bunda bisa tuangkan susu ke dalam gelas yang sudah terisi dengan air hangat tersebut. Dengan demikian, nutrisi yang terkandung di dalam susu masih tetap ada. Tidak ada yang rusak.
Selain itu, ada juga cara penyajian susu yang penting juga bunda ketahui. Ini juga bertujuan sama, yaitu agar si kecil mendapatkan manfaat dari susu yang bunda berikan.
Apakah selama ini bunda tambahkan gula agar susu lebih enak dan si kecil lebih suka? Jika ya, hentikan ya bunda. Menambahkan gula akan membuat risiko anak terkena diabetes semakin tinggi. Sebenarnya, sudah ada kandungan gula di dalam susu. Hanya saja, kandungannya sangat sedikit. Itu sudah cukup dan bunda tidak perlu lagi untuk menambahkannya lagi.
Banyak sekali hal-hal sepele yang dilakukan oleh orang tua yang berakibat buruk untuk kesehatan anak. Itulah mengapa bunda harus rajin membaca hal-hal yang terkait dengan tumbuh kembang anak, terutama yang berkaitan dengan kesehatan sang buah hati. Bunda harus selalu meng upgrade pengetahuan bunda mengenai hal tersebut. Jadikan ini momen yang tepat bagi bunda untuk belajar bagaimana menjadi orang tua yang membantu tumbuh kembang sang buah hati lebih optimal.



Thursday, August 23, 2018

Khawatir Si Kecil Yang Aktif Terlalu Kurus? Ini Cara Memilih Susunya


Si kecil sudah berusia 3 tahun dan tumbuh menjadi anak yang aktif. Dia suka berlari kesana kemari, bergaul sama tetangga dan teman-teman, bermain bola dengan ayahnya, bersepeda dan lain-lain. Bunda senang melihat perkembangannya, namun bunda dan keluarga menilai si kecil terlalu kurus. Apakah si kecil perlu mengurangi sisi aktifnya sehingga makanan tercerna baik? Atau Si kecil perlu konsumsi produk susu pertumbuhan anak yang tepat? Simak penjelasannya berikut ini.

Anak yang sehat adalah anak yang aktif. Alasannya sederhana, anak yang aktif atau banyak bergerak cenderung menjadi anak yang memiliki tubuh yang sehat. Keinginan mereka untuk aktif juga sangat didasari oleh anak usia 3 tahun yang sedang mengalami perkembangan otak secara maksimal. Bila bunda pernah memahami makna golden age, maka bunda akan menyadari kalau si kecil sedang menyerap apapun yang berada di lingkungannya dan dia senang eksplorasi. Jadi bunda jangan mengurangi sisi aktifnya ya. Kalau bunda khawatir kalau dia adalah anak hiperaktif, bunda bisa membaca penjelasannya di artikel berikut ini.

Kalau aktif bukanlah masalah lagi, maka kita akan membahas nutrisi untuk si kecil. Anak-anak usia 3-5 tahun perlu mendapatkan makanan yang seimbang. Makanan si kecil haruslah lengkap dari protein, pati, sayur-sayuran dan buah-buahan. Protein bisa bunda dapatkan lewat makanan berunsur daging, telur dan kacang-kacangan. Pati adalah makanan seperti beras putih, merah, kentang, ubi atau makanan-makanan yang mengandung karbohidrat. Jangan lupa untuk melengkapi kebutuhan nutrisi si kecil dengan susu yang baik; salah satunya adalah Susu Dancow 3+.

Alasan susu Dancow mendukung pertumbuhan si kecil adalah dia memiliki semua kandungan nutrisi yang dimiliki untuk anak usia 3 tahun. Ditambah lagi susu Dancow juga mengandung bakteri Lactobasillus yang dipercaya dipercaya bagus untuk saluran cerna si kecil. Bunda tahu anak yang senang eksplorasi juga rentan terkena penyakit seperti diare, makanya bakteri baik ini menjaga si kecil dari diare. Hal ini juga akan mengurangi kemungkinan si kecil memiliki berat badan di bawah normal. Selain itu, Dancow mengandung DHA, Omega-3 dan 6 yang bagus untuk perkembangan otak anak. Kalsium yang mendukung pertumbuhan fisik atau tinggi badan anak juga berada dalam kandungan susu anak ini. Kesimpulannya, bunda bisa memberikan Dancow 3+ sebagai susu yang cukup seimbang sebagai makanan tambahan.

Setelah itu bunda perlu memastikan kalau si kecil mengkonsumsi cukup susu. Si kecil yang berusia 3 tahun perlu konsumsi 2 gelas susu setiap hari. Bila si kecil senang konsumsi produk susu lainnya seperti keju, yogurt dan lain-lain maka si kecil bisa mengurangi susu yang perlu diminum. Niscaya si kecil tidak akan kekurangan asupan gizi.

Bila bunda telah memastikan nutrisi si kecil terpenuhi dan menurut bunda dia masih kurus, bunda mungkin perlu mencari tahu berat badan normal anak usia 3 tahun. Anak laki-laki yang memilki berat 11-16 kg dan anak perempuan 10-12 kg adalah berat badan normal. Bila berat badan berada diantara 10-11 kg, anak laki-laki bunda boleh dibilang kurus. Sementara anak perempuan yang kurus memilki berat badan berkisar 9-10 kg. Anak yang kurus boleh diberikan makanan tambahan bergizi lainnya. Namun, si kecil yang memilki berat badan lebih rendah dari anak yang kurus, perlu dibawa ke dokter. Si kecil berarti mengalami malnutrisi. Si kecil yang berada di atas berat badan normal, perlu melakukan diet.

Setelah membacanya, apakah bunda sudah agak tenang dan tahu produk susu pertumbuhan yang baik? Semoga bermanfaat informasinya.